Kenalkan Dubbing dan Industri Kreatif, Prodi Ilmu Komunikasi Gelar Workshop The Power of Voice

Sumenep, UA Media- Program Studi Ilmu Komunikasi, Fakultas Sosial dan Humaniora Universitas Annuqayah sukses melaksanakan workshop “The Power of Voice: Mengenal Dunia Dubbing dan Industri Kreatif”, Sabtu (11/7/2026) di Aula K.H. Abd. Basith, Universitas Annuqayah.

Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Program Studi Ilmu Komunikasi dalam menghadirkan pembelajaran yang adaptif terhadap perkembangan industri kreatif sekaligus membuka wawasan mahasiswa mengenai peluang karier di bidang komunikasi, khususnya industri pengisi suara (voice over) dan dubbing.

Acara secara resmi dibuka oleh Rektor Universitas Annuqayah, Dr. KH. Mohammad Hosnan, M.Pd.I. Dalam sambutannya, beliau mengapresiasi terselenggaranya workshop yang mampu menjembatani dunia akademik dengan kebutuhan industri kreatif.

Menurutnya, mahasiswa perlu dibekali tidak hanya dengan kompetensi akademik, tetapi juga keterampilan praktis yang relevan dengan perkembangan zaman.

Workshop menghadirkan narasumber Muhammad Ridwan, Koordinator Studio dan Supervisi Dubbing PT. ADK Connect Emotions Jakarta, yang membagikan pengalaman sekaligus pengetahuan mengenai dunia profesional dubbing, teknik olah vokal, proses produksi, hingga peluang karier di industri kreatif nasional.

Selain itu, Dekan Fakultas Sosial dan Humaniora, Mohammad Afnan, M.Pd.I., hadir sebagai keynote speaker yang menekankan pentingnya pengembangan kompetensi komunikasi sebagai bekal menghadapi tantangan dunia kerja dan industri kreatif yang terus berkembang.

Ketua Program Studi Ilmu Komunikasi, Miftahol Anwar, M.I.Kom., menyampaikan bahwa workshop ini merupakan langkah nyata Prodi Ilmu Komunikasi dalam menghadirkan pembelajaran berbasis praktik dan kolaborasi dengan dunia industri.

“Kami ingin memperkenalkan kepada mahasiswa bahwa kemampuan berbicara bukan hanya menjadi keterampilan komunikasi, tetapi juga memiliki nilai ekonomi dan membuka peluang profesi di industri kreatif. Kami berharap mahasiswa mampu mengembangkan potensi dirinya dan siap bersaing di dunia profesional,” ungkapnya.

Workshop berlangsung secara interaktif melalui penyampaian materi, sesi praktik dasar dubbing, diskusi, dan tanya jawab. Antusiasme peserta terlihat dari tingginya partisipasi mahasiswa yang ingin mengenal lebih dekat dunia voice talent dan industri kreatif.

“Kita berharap dapat terus menghadirkan program-program pengembangan kompetensi yang mampu mencetak lulusan yang kreatif, profesional, dan siap memberikan kontribusi bagi masyarakat serta industri komunikasi di Indonesia,” pungkasnya.