Sumenep - INSTIKA - Mahasiswa semester V (lima) putri program studi (Prodi) Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Tarbiyah Institut Ilmu Keislaman Annuqayah (INSTIKA) Guluk-Guluk Sumenep melaksanakan simulasi pembelajaran dengan metode karyawisata pada semester gasal tahun akademik 2022/2023
Kegiatan ini berlangsung pada 06 Desember 2022, bekerja sama dengan Dewan Kesenian Sumenep (DKS), di kantor DKS.
Sebelum kegiatan, mahasiswa melakukan persiapan yang cukup lama dan mengumpulkan biaya sebagai bekal untuk kesuksesan kegiatan ini.
Dalam pelaksanaan simulasi pembelajaran dengan metode karyawisata ini, Farah Sajidatul Fathinah selaku ketua penyelenggara kegiatan, memberikan arahan dan hal-hal yang harus dipatuhi selama kegiatan berlangsung pada anggotanya.
Ketua Dewan Kesenian Sumenep, K. Tirmidzi, dalam penyampaiannya mengatakan bahwa pendidikan juga butuh musik. Artinya, dunia pendidikan juga bisa bergabung dalam kesenian (yaitu musik) agar pembelajaran yang berlangsung tidak monoton.
Sambutan selanjutnya dilanjutkan oleh dosen pembimbing dari INSTIKA, Husaini, yang menyampaikan ucapan terima kasih karena telah mau bekerjasama dengan mahasiswi INSTIKA dalam menambah wawasan dan pengetahuan.
Dari pihak ketua Departemen Musik, Ayos, menyampaikan tentang konsep musik sampai pada alat musik yang ada di kantor Dewan Kesenian Sumenep. Dalam penyampaiannya, ia mengatakan bahwa seorang seniman itu jika mencari inspirasi, bukan di tempat yang mewah, tetapi di kolong jembatan. Artinya, inspirasi yang didapatkan oleh seorang seniman itu tidak semata-mata berasal dari tempat yang mewah dan megah, justru inspirasi seniman bisa didapatkan di kolong jembatan.
Kegiatan ini merupakan pengalaman baru bagi mahasiswi prodi PAI Fakultas Tarbiyah. Melalui kegiatan ini, menurut Farah, salah satu peserta, mahasiswa menjadi sadar bahwa pendidikan atau pembelajaran bisa dilalukan dengan musik atau kesenian pada umumnya.
Penulis: Farah Sajidatul Fathinah (Mahasiswi PAI semester V)