RUBARU-Pengembangan kreativitas generasi muda di pedesaan menjadi sangat penting untuk ditingkatkan. Ini karena, kreativitas merupakan modal awal untuk menggapai prestasi dan cita-cita di masa depan. Sebagai generasi penerus bangsa, peserta didik di berbagai lembaga pendidikan pendidikan perlu melatih bakat dan kreativitasnya agar kemudian bisa dikembangkan secara lebih professional.
Berdasarkan hal tersebut, adanya penggalian dan pengembangan kreativitas bagi pelajar di Desa Karang Nangka dirasa perlu untuk diterapkan. Maka dari itu, peserta KKN Riset Partisipatif INSTIKA berupaya untuk mewadahi potensi siswa yang upaya tersebut telah dikemas melalui acara suatu pelatihan.
Tepat pada hari rabu, 09 Agustus 2017 sekitar pukul 09:20 WIB, KKN Riset Partisipatif INSTIKA mengadakan “Workshop Kepenulisan”. Acara tersebut dilangsungkan di lembaga Yayasan Darussalam 2 yang berada di bawah naungan pengasuh K.H. Ali Murtadha A.MA.
Saudari Mafruhah selaku ketua panitia acara Workshop Kepenulisan ini menyampaikan dalam sambutannya bahwa acara Workshop Kepenulisan ini hanya bertujuan untuk menggali potensi seluruh siswa Darussalam 2 serta juga untuk mengajari bagaimana siswa-siswi bisa kreatif dan berimajinatif dalam mengisi rubrik-rubrik yang ada pada mading 3 dimensi
Peserta KKN Riset Partisipatif INSTIKA 2017 berusaha untuk membangkitkan semangat menulis di kalangan siswa. Tradisi menulis sebenarnya sudah diterapkan di lembaga Darussalam, kendati masih belum maksimal. Maka dari itu, imajinasi yang telah diterapkan oleh peserta KKN ini kembali menghidupkan kerutinan tulis menulis yang telah membudi daya tersebut (KKN Posko XXI, Rubaru).