Posko XXIII Tindak Lanjuti Kerjasama Sensus Penduduk

RUBARU-Sebagian dari peserta KKN Posko XXIII diutus untuk menindak lanjuti kerjasama dengan aparat desa Rubaru untuk melakukan sensus penduduk bulan ini. Dalam menindak lanjuti kerjasama tersebut mereka harus menemui beberapa pihak terkait.

Kerjasama yang lahir dari ketidaklengkapan data kependudukan dan desa ini pada hakikatnya sempat menimbulkan kekecewaan dalam jiwa peserta KKN. Karena dirasa hal tersebut timbul dari kelalaian para aparat desa dalam menjalankan tugas. Lebih-lebih ketika mereka mengetahui bahwa kepala desa yang menjabat kali ini sudah mencapai tiga tahun dan sampai saat ini belum pernah melakukan sensus penduduk.

“Entah apa saja yang mereka lakukan selama ini, bahkan untuk sensus saja belum berjalan” keluh salah satu dari mereka. Kekecewaan mereka semakin berwarna ketika mendengar penjelasan beliau, “Saya masih belum melakukan sensus penduduk, karena saya masih baru menjabat tiga tahun di sini”. Akan tetapi, alhasil pada akhirnya kami menyetujui kerjasama tersebut sekalipun akan menguras banyak tenaga dan emosi demi pengabdian terhadap masyarakat dan kelengkapan data yang akan kami butuhkan nanti di LPJ.

Jauh dari prediksi mereka terkait kerjasama sensus tersebut ternyata sekretaris desa kurang menyetui program yang telah diagendakan, karena beliau merasa kasihan kepada peserta KKN jika harus melakukan sensus sendiri sekalipun nanti akan didampingi oleh petugas.Melakukan sensus penduduk itu bukan hal yang mudah dan ringan ya nak, kalian akan membutuhkan waktu yang sangat lama untuk menyelesaikan sensus tersebut lebih-lebih sekarang musimnya masyarakat ke sawah untuk bercocok tanam. Selain itu bagaimana pula kalian bisa menjalankan program kerja kalian yang lain jika waktu dan teman-teman kalian sudah banyak yang disita program sensus? Untuk melakukan sensus itu sudah ada penanggung jawabnya tersendiri naktutur beliau penuh perhatian.

 Rasa keberatan yang dilandasi rasa kasihan oleh Bapak sekretaris desa tersebut  (pernah menjabat sebagai kepala desa) membuahkan solusi kepada mereka untuk menghadap ke kepala UPT. DUKCAPIL. Karena di sana merupakan tempat pendataan kependudukan, baik untuk membuat KK ataupun KTP. Jadi kemungkinan besar mereka bisa menemukan data-data penduduk sebagimana yang diharapkan tanpa harus melakukan sensus penduduk.

Tepat pada hari Kamis pagi, 03/08/17 peserta KKN berkunjung ke UPT. DUKCAPIL seperti yang disarankan oleh bapak Sekdes. Alhamdulillah sesampainya di sana mereka disambut dengan ramah dan penuh pengertian oleh Bapak kepala UPT. DUKCAPIL dan pastinya data-data yang mereka butuhkan dapat mereka peroleh dari sana saat itu juga tanpa harus melakukan sensus penduduk (Hasanah Najib/ Rubaru posko XXIII)