KKN Posko XXXVII Adakan Kursus Tentative

AMBUNTEN-Kegiatan KKN merupakan bagian dari kegiatan pengabdian secara langsung kepada masyarakat. Dari kegiatan KKN ini, mahasiswa bisa belajar dan menimba ilmu tentang bagaimana mengatasi masalah dalam dinamika kehidupan masyarakat. Melalui KKN pula, mahasiswa bisa membantu kemajuan pendidikan di lembaga-lembaga sekolah melalui praktik mengajar atau mengadakan kursus kepada anak-anak sekolah.

Untuk itu mahasiswa peserta KKN Riset Partisipatif 2017 Posko XXXVII melaksanakan salah satu program yang telah direncanakan, yaitu kursus tentative yang meliputi “Kursus Imla’, Bahasa Arab dan Bahasa Ingris.“ Kegiatan ini sudah dimulai sejak tanggal 24 juli lalu yang bertempat di Balai Desa Beluk Kenek pada setiap malam setelah jama’ah Isya’ selama 30 Menit. Rata-rata peserta kursus masih tingkat SD dan TK sederajat dengan jumlah keseluruhan 29 orang (perempuan 15 dan laki-laki 14 orang).

Tutor dalam kegiatan kursus tersebut adalah semua mahasiswa peserta KKN Posko XXXVII itu sendiri dengan dibagi tugas, Bahasa Arab 3 orang, Bahasa Ingris 4, dan Imla’ 2 orang serta 4 orang lainnya menjadi tutor senam yang diadakan juga setiap Jum’at pagi bertempat di Balai Desa.

Pada awalnya kami mengagendakan kursus pada sore hari, tetapi adik-adik di Desa Beluk Kenek kebanyakan masuk diniyah sehingga perlu mengubah konsep awal yang telah direncanakan. Dalam merekrut peserta kursus, kami membuat pamphlet yang kami tempelkan di setiap pohon tepi jalan raya di setiap masing-masing dusun.

Kursus tersebut dilaksanakan secara sederhana dengan sarana yang seadanya. Papan tulis hanya dibuat dari kertas karton beralaskan solasi besar dan kertas bekas sebagai penghapusnya. Meski demikian hal tersebut tidak mengurangi semangat adik-adik dalam melaksanakan kursus yang dilaksanakan pada malam hari tersebut. Tujuannya tak lain hanyalah ingin mengamalkan ilmu yang telah Allah amanahkan dan tugas dasar mahasiswa selaku agent of chage.

Sembilan hari telah kami lalui bersama banyak karakter yang harus kami pahami dan kami telateni, karena saat ini kami telah dihadapi dengan dunia nyata bersama adik-adik kecil yang terkadang sulit dikondisikan. Tetapi kami menikmati rutinitas kegiatan kursus dimalam hari tersebut.(oleh: Qurrotul Aini/Posko XXXVII)