Posko XLV Adakan Pelatihan Pengolahan Sampah

GANDING- Sampah adalah bahan-bahan terbuang yang berasal dari sumber aktivitas manusia maupun  proses alam yang belum bernilai secara ekonomis. Di lingkungan sekitar, sampah seolah menjadi pemandangan yang tidak indah, menganggu kenyamanan dan kebersihan. Di lingkungan pesantren pun, sampah bertebaran di mana-mana, mulai dari bungkus deterjen, bungkus sampo, bungkus makanan ringan dan lain-lain.

Berangkat permasalahan di atas, peserta KKN Riset Partisipatif INSTIKA 2017 Posko XLV Desa Bataal Barat mengadakan “Pelatihan Pembuatan Tas dengan Bahan Plastik Bekas”. Kegiatan pelatihan ini bertujuan untuk membuka kesadaran para santri dan masyarakat akan pentingnya mengolah sampah menjadi barang yang bernilai dan bermanfaat seperti tas dan tempat pensil. Pelatihan ini dilaksanakan pada pukul 08:00- 11:00 di Pondok Pesantren Al- Afiqi Sumber Payung yang diikuti oleh 20 orang santri.

Sebelum peserta mengikuti praktik langsung, para pendamping pelatihan yang dikoordinatori oleh saudari Lailiyah tidak lupa memberikan contoh terlebih dahulu seperti menggunting, melipat, mensteples dan merangkai bungkus deterjen yang kemudian diikuti oleh peserta.

Kegiatan ini disambut baik oleh santri dan pengurus PP. Al- Afiqi dan mereka sangat antusias mengikuti pelatihan yang kami adakan. Siti Qamariyah selaku ketua pengurus PP.Al-Afiqi mengatakan bahwa sangat setuju dengan adanya pelatihan ini karena menambah pengetahuan, kreatifitas dan mengubah plastik yang tidak berguna menjadi lebih bermanfaat dan bernilai ekonomis.

Pelatihan ini berakhir pada pukul 11:00, tapi para peserta pelatihan masih asyik menekuni kegiatan mereka dan pada akhirnya kami dan para peserta pelatihan membuat kesepakatan untuk melanjutkan kegiatan ini minggu depan ( Oleh: Halimatus Zahroh/ KKN Posko XLV)