Baksos Ceria Dilaksanakan di Dua Lembaga

RUBARU–Kuliah Kerja Nyata (KKN) Riset Partisipatif Institut Ilmu Keislaman Annuqayah (Instika) 2017 Posko XXVI, Basoka I, melaksanakan kegiatan Baksos Ceria bersama masyarakat di lembaga Nuruddiniyah dan di lembaga Al-Ghazali, Ahad-Senin (30 s/d 31/7). Dua lembaga tersebut merupakan lembaga pendidikan yang ada di Dusun Basoka Tengah.

Kegiatan Baksos dimulai sejak pukul 08.00 WIB di lembaga Nuruddiniyah, Ahad (30/7), sedangkan di lembaga Al-Ghazali dimulai sejak pukul 14.30 WIB, Senin (31/7). Baksos yang telah dilaksanakan di dua lembaga tersebut diisi dengan membersihkan lingkungan sekolah dan menanam bunga. Kegiatan tersebut bertujuan untuk memberikan kesadaran kepada para siswa agar selalu menjaga kebersihan di lingkungan sekolah dan masyarakat secara umum.

Koordinator Baksos Jayyidah (21), memaparkan, “Kegiatan ini sengaja kami masukkan pada Program Kerja (Proker) kami sebagai bentuk kepedulian terhadap kebersihan di lingkungan sekolah. Selain itu, siswa-siswi di lembaga ini bisa belajar dengan nyaman, sehingga dengan begitu, diharapkan mereka dapat menikmati proses pembelajaran dengan baik dan menjadi generasi dengan tingkat pendidikan yang berkualitas.”

Adapun mengenai kerja sama dalam rangka membangun suksesi kegiatan Baksos telah disosialisasikan kepada seluruh wali murid dan masyarakat sekitar, satu hari sebelum dilaksanakannya Baksos. Ketua posko XXVI Ummu Naqiyatin (22) menanggapi hal tersebut, “Kami sudah melaksanakan sharing dengan kepala desa dan segenap aparatur desa mengenai rencana program-program kerja KKN posko XXVI dan kegiatan Baksos ini, jauh-jauh hari, termasuk mengumumkan rencana Baksos ini kepada masyarakat di momen Malam Pentas Seni Nuruddiniyah, Sabtu (29/7). Hasilnya, dapat kami rasakan bersama, bahwa kerja sama yang kami bangun dengan mereka sukses tanpa kendala. Para siswa, guru, dan masyarakat hadir melaksanakan kegiatan itu” ujarnya dengan penuh semangat.

Terkait pelaksanaan kegiatan Baksos, Ummu menjelaskan, bahwa pihaknya tidak akan berhenti sampai di hari Ahad-Senin saja, meskipun yang tertera di Proker hanya pada tanggal 30 dan 31 Juli. Selain targetnya di lembaga, ada juga di beberapa tempat peribadatan, seperti mushalla dan masjid. “Penting sekali makna Baksos. Di dalamnya ada persatuan dan hubungan baik satu sama lain. Hubungan baik dengan sesama dan lingkungan,” ujar Ummu. (BILADINA/ZA/POSKO XXVI)