Posko IV Ikuti Musyawarah Masyarakat Desa (MMD)

LENTENG- Senin (31/07) peserta KKN Partisipatif 2017, Posko IV Desa Tarogan mengikuti Musyawarah Masyarakat Desa (MMD) yang dihadiri oleh bidan Tarogan, dokter kecamatan, sebagian perangkat desa, dan masyarakat sekitar. Kegiatan musyarakat tersebut bertempat di balai desa Tarogan.

Ada sejumlah persoalan yang dibahas dalam musyawarah tersebut, diantaranya permasalahan desa dalam bidang kesehatan, bencana dan persalinan hingga ditemukan langkah-langkah untuk menangani hal tersebut.

Dari musyawarah ini diketahui banyak warga desa Tarogan yang masih kurang sadar akan pentingnya kesehatan. Ini terbukti dengan menurunnya angka kehadiran masyarakat pada POSYANDU yang diselenggarakan oleh ibu Mega salah satu bidan Tarogan. Bahkan para warga masih mengabaikan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

Maraknya WC cemplung, persalinan di rumah, pembuangan limbah kamar mandi sembarangan, meminum air mentah dan kurangnya tanam TOGA menjadi faktor bahwa desa tarogan masih belum menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat. “Jika ini dibiarkan maka tidak jarang warga akan mudah terserang penyakit dan yang akan dirugikan adalah warga sendiri.” tutur Dokter Zulaiha.

Dalam musyawarah ini ibu dokter juga sangat menekankan agar para ibu hamil tidak melakukan persalinan di rumah yang dibantu oleh dukun. Karena ini memiliki resiko tinggi kematian bagi si ibu dan anak. Para bidan sangat berharap agar para perangkat desa membantu masyarakat agar memanfaatkan POLINDES yang sudah ada (Posko IV, Tarogan)