RUBARU-Rabu (26/07/17), Pkl. 06:30 peserta KKN Riset Parsitipatif, yaitu Luluk Farhatin dan Imamatul Fadhilah dari Posko XXIII melakukan riset kesehatan masyarakat di Puskesmas setempat. Sebelum riset kesehatan dilakukan, peserta KKN telah mencapai kesepakatan dengan Kepala Puskesmas untuk melaksanakan agenda tersebut. Namun, sesampainya di lokasi peserta KKN tidak langsung melakukan wawancara, disebabkan bidan lain (ibu Rona dan partnernya) tengah melayani ibu yang melahirkan dan kebetulan petugas yang berwewang masih belum datang.
Sebagai peserta KKN, kami sangat antusias untuk memperoleh data dan informasi mengenai kesehatan masyarakat Rubaru. Setelah proses persalinan tersebut selesai, kami pun langsung melakukan wawancara terhadap ibu Aa’ selaku kepala bidan di Puskesmas Rubaru mengenai kesehatan Masyarakat Rubaru secara umum, terutama kesehatan organ reproduksi wanita dan kesehatan anak.
Menurut beliau “kesehatan organ reproduksi dan kesehatan anak di sini masih aman dalam artian tidak ada yang mempunyai riwayat yang terlalu serius. Mengenai kesehatan anak, bisa dilihat dari perkembangan gizi, yang sudah memenuhi AKG (Angka Kecukupan Gizi)”. Tandasnya. Selain itu, beliau juga mengatakan bahwa pelayanan yang diberikan kepada pasien sudah cukup maksimal dengan mengerahkan semua unit pelayanan yang mendukung kesehatan masyarakat secara menyeluruh.
Tahun ini saja, ada beberapa ibu yang meninggal setelah melahirkan. Hal tersebut disebabkan riwayat penyakit yang dimilikinya, yaitu lemah jantung. “kami sudah memberikan rujukan untuk ke rumah sakit Surabaya yang fasilitasnya lebih lengkap. Namun, mereka tidak mendengarkan anjuran tersebut.”. Imbuh beliau.
Setelah wawancara selesai, beliau memberikan kepercayaan kepada peserta KKN Posko XXIII untuk ikut melakukan penyuluhan tentang kesehatan reproduksi remaja dan kesehatan ibu hamil (Posko XXIII Rubaru 1).